Bikin Penasaran: Selir Rendahan Yang Tak Diingat Siapa Pun, Tapi Mati Di Pelukan Kaisar

Baiklah, inilah kisah dracin dengan nuansa takdir yang Anda inginkan: **Selir Rendahan yang Tak Diingat Siapa Pun, Tapi Mati di Pelukan Kaisar** _Seratus tahun berlalu sejak janji itu diucapkan di bawah pohon persik yang sedang mekar sempurna._ Seratus tahun sejak darah dan air mata membasahi tanah kekaisaran. Seratus tahun sejak *dosa* itu dilakukan. Qing Yue, seorang selir rendahan yang tak seorang pun sudi mengingat namanya, hidup dalam bayang-bayang Istana Terlarang. Ia bagaikan *bunga prem* di musim dingin, tumbuh diam-diam di tengah kesunyian. Tidak ada yang memperhatikannya, tidak ada yang menyapanya. Bahkan pelayan yang bertugas di kamarnya pun lebih sering menghindar. Qing Yue *tidak diinginkan*. Namun, ada satu hal yang aneh. Kaisar Xuan Long, penguasa yang dingin dan berwibawa, terkadang menatapnya dengan tatapan yang… familiar. Tatapan yang seolah menembus waktu, mencari sesuatu yang hilang. Qing Yue sendiri merasakan hal yang serupa. Setiap kali Kaisar berada di dekatnya, dadanya berdebar kencang, dipenuhi *kenangan* yang bukan miliknya. Ia mendengar bisikan-bisikan samar, melihat kilasan-kilasan adegan yang kabur: seorang wanita berpakaian merah, seorang kaisar muda yang penuh cinta, sebuah sumpah setia di bawah pohon persik. *Persik itu… selalu persik itu.* Reinkarnasi. Itulah satu-satunya penjelasan yang masuk akal. Qing Yue tahu, jauh di lubuk hatinya, bahwa ia bukan hanya seorang selir rendahan. Ia adalah sisa-sisa jiwa seorang wanita yang hidup seratus tahun lalu, wanita yang dikhianati, wanita yang dijanjikan cinta abadi. *** Kisah mereka perlahan terungkap, seperti kelopak bunga yang mekar satu per satu. Melalui mimpi-mimpi yang menyakitkan, melalui sentuhan-sentuhan yang membangkitkan kenangan, melalui kata-kata Kaisar Xuan Long yang tanpa sadar menyebut nama yang bukan miliknya. Qing Yue menemukan bahwa seratus tahun lalu, ia adalah Mei Lan, Permaisuri kesayangan Kaisar pertama dinasti Xuan. Mereka saling mencintai dengan tulus, menjanjikan kesetiaan abadi di bawah pohon persik yang mekar. Namun, *iri hati dan ambisi* meracuni istana. Mei Lan dituduh berkhianat, difitnah melakukan perbuatan terkutuk, dan dihukum mati. Kaisar, yang terbutakan oleh tipu daya, tidak mampu melindunginya. Kaisar Xuan Long, dalam kehidupannya saat ini, adalah reinkarnasi dari kaisar muda yang menyesal seratus tahun lalu. Ia membawa beban *dosa* karena telah menghukum mati wanita yang dicintainya. Ia mencari Mei Lan dalam setiap wanita yang ditemuinya, namun tak pernah menemukannya. Hingga ia melihat Qing Yue. *** Kebenaran pahit itu akhirnya terungkap. Kaisar Xuan Long, yang diliputi penyesalan dan cinta yang membara, berlutut di hadapan Qing Yue, memohon ampunan. Ia bersumpah akan menebus dosanya di kehidupan ini, akan mencintai dan melindunginya sampai akhir hayat. Namun, Qing Yue *tidak menginginkan balas dendam*. Ia tidak menginginkan amarah. Ia hanya ingin *damai*. Ia memandang Kaisar Xuan Long dengan tatapan yang *hening*, tatapan yang menyimpan semua kesedihan dan kekecewaan seratus tahun terakhir. Ia mengulurkan tangannya, menyentuh pipi Kaisar dengan lembut. "Kau sudah membayar hutangmu," bisiknya. "Aku memaafkanmu." Qing Yue *membalas dendam bukan dengan kemarahan, tapi dengan pengampunan*. Pengampunan yang menusuk lebih dalam dari pedang. Ia meninggal dalam pelukan Kaisar Xuan Long, di bawah pohon persik yang mulai berbunga. Kaisar memeluknya erat, air mata membasahi pipinya. Ia tahu, ia telah kehilangan Mei Lan untuk kedua kalinya. *** Setelah kematian Qing Yue, Kaisar Xuan Long memerintah dengan bijaksana dan adil. Ia membangun dinasti yang makmur dan damai. Namun, setiap musim semi, ketika pohon persik berbunga, ia akan berdiri di bawahnya, mengenang wanita yang dicintainya, wanita yang dimaafkannya, wanita yang telah membebaskannya dari beban dosa. Di bawah hembusan angin, ia mendengar bisikan samar, *seperti melodi dari kehidupan sebelumnya:* *"…Janji itu… akan kita tepati… di kehidupan selanjutnya…" *
You Might Also Like: 171 Inspirasi Sunscreen Mineral Dengan

OlderNewest

Post a Comment