Oke, ini dia cerita pendek bergaya dracin dengan nuansa yang kamu inginkan: **Bayangan yang Menghapus Jejakku** Angin malam berbisik di antara ranting-ranting pohon sakura yang berguguran. Di teras rumah kuno ini, kurasakan dinginnya penyesalan menusuk tulang. Di tanganku, cangkir teh pahit terasa semakin getir. Dulu, tawa renyah Yu Lian memenuhi setiap sudut rumah ini. Sekarang, hanya _KESUNYIAN_. Yu Lian, kekasihku, belahan jiwaku. Kami berjanji akan mengarungi hidup bersama, melukis masa depan dengan warna-warna cerah. Tapi, seperti kelopak sakura yang rapuh, janjinya runtuh dihempas badai bernama ***PENGKHIANATAN***. Aku melihatnya. Di taman belakang, di bawah rembulan yang sama yang dulu menjadi saksi cinta kami. Yu Lian, dalam pelukan pria lain. Bukan sekadar pelukan persahabatan. Namun, aku memilih DIAM. Bukan karena aku lemah. Bukan karena aku tak berdaya. Ada RAHASIA yang kupendam dalam-dalam. Rahasia yang jika terungkap, akan menghancurkan bukan hanya hidupku, tapi juga hidupnya. Semua orang mengira aku menerima takdir dengan lapang dada. Mereka melihatku sebagai pria yang patah hati, ditinggalkan kekasih. Bahkan, Yu Lian pun mungkin mengira aku mudah dilupakan. Tapi, malam demi malam, aku menyusun kepingan-kepingan teka-teki. Siapa pria itu? Mengapa Yu Lian tega mengkhianatiku? Lalu, petunjuk itu datang. Sebuah bros emas berbentuk burung phoenix, tergeletak di antara bebatuan taman. Bros yang sangat aku kenal. Bros itu… milik ***IBU*** Yu Lian. Saat itulah aku mengerti. Pria itu bukan sekadar kekasih gelap. Dia adalah… ayah Yu Lian. Ayah yang selama ini Yu Lian kira telah meninggal dunia. Keluarga Yu Lian terlilit hutang besar. Ayah Yu Lian, demi menyelamatkan keluarga, menjalin hubungan dengan salah satu rentenir kejam yang mengincar Yu Lian. Yu Lian melakukan itu demi menyelamatkan keluarganya dari kehancuran. Aku tahu, Yu Lian melakukannya karena terpaksa. Aku tahu, dia mencintaiku. Tapi, rahasia ini… terlalu KOTOR untuk diungkap. Jika terungkap, aib ini akan menghantui Yu Lian seumur hidup. Maka, aku memilih pergi. Meninggalkan segalanya. Menghapus jejakku dari kehidupannya. Bukan karena aku membencinya. Tapi, karena aku MENCINTAINYA. Beberapa tahun berlalu. Kudengar Yu Lian menikah dengan pria lain. Seorang pengusaha sukses. Kudengar dia bahagia. Suatu malam, aku kembali ke rumah kuno itu. Rumah yang menyimpan kenangan pahit namun indah. Di teras, kulihat siluet seorang wanita. Yu Lian. Dia menatapku dengan tatapan penuh tanya dan kebingungan. "Mengapa?" bisiknya lirih. "Mengapa kau pergi begitu saja? Mengapa kau tidak marah? Mengapa… kau DIAM?" Aku hanya tersenyum. "Karena… kebahagiaanmu adalah PRIORITASKU." Lalu, aku berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Yu Lian yang terpaku di tempatnya. Ku tahu, dia tidak akan pernah mengerti. Ku tahu, rahasia ini akan selamanya kupendam. Di kejauhan, kulihat sebuah bintang jatuh. Sebuah bintang yang seolah berbisik, "Takdir memang tak selalu adil, bukan?" Kisah ini berakhir di sini. Namun, apakah Yu Lian benar-benar bahagia? Atau, adakah bayangan masa lalu yang akan terus menghantuinya? Ah, mungkin saja… ada hal yang lebih ***GELAP*** dari sekadar pengkhianatan. Mungkin saja, orang yang menikahi Yu Lian saat ini... sudah merencanakan kehancuran Yu Lian.
You Might Also Like: 0895403292432 Jual Skincare Aman Untuk
Post a Comment