Pelukan yang Mengantar Kepergian Embun pagi merayap di kelopak sakura, serupa air mata yang enggan jatuh. Mei Hua, dengan gaun sutra putihnya, berdiri di tepi jurang. Angin membelai rambutnya yang …
Daun-daun maple merah berjatuhan, menari-nari dihembus angin musim gugur yang dingin. Di taman istana terpencil itu, berdiri seorang wanita bernama Meixue. Dahulu, ia adalah putri mahkota yang dima…
Aku Tahu Cinta Ini Terkutuk, Tapi Tak Ada Kutukan yang Lebih Indah Bulan purnama menyoroti Danau Baihua, permukaannya tenang seperti cermin yang menyimpan rahasia. Di tepi danau, berdiri Li Wei dan…
Aku Menunggumu di Dunia yang Tak Kau Kenal Embun pagi merayap di kelopak lili putih , basah dan dingin, persis seperti tatapan Li Wei. Lima tahun sudah berlalu sejak kematian Lin Mei, tunangannya. …
Kabut ungu berarak di pelataran Taiye , selembut sutra yang terurai dari mimpi kaisar. Aroma dupa cendana berpadu dengan wangi lotus yang memabukkan, mengantarkan jiwa ke alam antara sadar dan lena.…
Mahkota yang Berdiri di Atas Luka Embun pagi membasahi kelopak bunga persik di taman kediaman kekaisaran. Udara dingin menusuk tulang, namun tidak sedingin tatapan Li Mei, seorang selir kesayangan …
Hujan abu-abu mengguyur kota Shanghai yang sibuk. Di tengah hiruk pikuk, Lin Mei, seorang pelukis muda yang sedang naik daun, merasakan debaran aneh di dadanya setiap kali melewati gedung tua di Bun…